Minggu, April 28, 2013

Ketika Baterai BlackBerry Berulah

sumber: forums.crackberry.com
Hidup enggan, mati pun tak mau. Itulah analogi yang tepat untuk menggambarkan perangkat BlackBerry 9790 yang sudah lebih dari 2 tahun ini menemaniku. Aku sebenernya udah males pake perangkat ini kalau nggak gara-gara grup kerjaan resmi di kantor pakai BlackBerry. Sebenernya sih bukan dalam artian kantor secara perusahaan yah, tapi di unit kerjaku. BBM seolah menjadi alat komunikasi resmi antar karyawan, dan begitulah jadinya. Rata-rata karyawan di unit kerjaku pasti paling nggak punya 2 handset, yang tentunya salah satunya adalah BlackBerry.

Belakangan ini, entah kenapa si BB ini batrenya cepet banget nge-drop, padahal baru 5 bulan ganti karena batre yang lama bermasalah dan ga bisa dipakai. Di layar BlackBerry hanya muncul simbol baterai yang kosong disertai dengan tanda silang. Orang awam pun bisa menerjemahkan itu: permasalahan ada di baterainya.



Dan puncaknya terjadi hari Sabtu lalu, pagi-pagi ketika akan aku gunakan, indikator baterainya sudah merah dan benar-benar kosong, padahal hari sebelumnya sebelum pulang kantor, baterainya masih penuh. Anehnya, semalaman aku hanya pakai 2G dan perangkat tersebut hanya aku gunakan sekali saja untuk membalas BBM. Melihat kondisi tersebut, langsung mau aku charge itu BB. Eh, baru niat doang, tiba-tiba layarnya mati, yang artinya baterainya memang sudah benar-benar habis. Dan setelah di-charge, hal yang paling menyebalkan terjadi: di layar hanya ada simbol baterai kosong disertai dengan tanda silang berwarna merah. Aaargh..

Dalam hati aku nggak berhenti berpikir, ini baterai kualitasnya bagus bener yak. Baru 5 bulan diganti, dan baterai ori pula lagi yang kubeli seharga Rp 375 rebu dari dealer resminya. Agak eneg emang sih. Bukan karena harganya yang memang cukup mahal, tapi karena harga dan fungsi tak sebanding. Kalo nggak gara-gara kantor sih, ga akan kupake tuh BB. Beruntung pulak itu biaya langganannya juga ditanggung kantor jadi berasa gretongan lah. Cuma Rp 375 rebu buat beli batre, masih ga ikhlas aja.

Sebelum memutuskan untuk membeli, aku ingat dengan baterai lama yang diganti 5 bulan lalu itu. Namanya juga iseng-iseng, aku ganti baterai BB dengan baterai lama yang udah ku-vonis rusak itu, lalu aku charge. Ajaibnya, yang muncul di layar adalah simbol baterai kosong saja, tanpa tanda silang berwarna merah. Wew.. Setelah menunggu beberapa saat, BlackBerry ku melakukan re-boot dan bisa menyala lagi. Aku charge BB ku sampai indikator baterainya penuh, sambil mengamati apakah ada perilaku yang aneh. So far ternyata nggak ada masalah.

Lalu aku pun berpikir, jika baterai yang lama aja bisa tiba-tiba bener sendiri, berarti baterai yang baru 5 bulan ini juga harusnya bisa bener juga dunk. Akhirnya aku cabut baterai lama, dan aku ganti dengan baterai yang baru. Ketika pertama di-charge, simbol baterai disertai dengan tanda silang masih muncul. Dugaanku sih mungkin baterainya harus benar-benar dalam kondisi kosong seperti baterai lama yang jelas-jelas 5 bulan nggak diapa-apain pasti abis. Akhirnya aku lepaskan charger dalam kondisi simbol baterai dengan tanda silang tersebut masih ditampilkan di layar. Kubiarkan demikian sampai akhirnya layarnya mati dan ketika aku lepas dan pasang kembali baterainya tidak ada tanda-tanda BB nya akan hidup. Setelah itu aku charge lagi, dan voila, di layar muncul simbol baterai tanpa tanda silang berwarna merah. Setelah beberapa saat BB ku melakukan proses re-boot, dan BB ku bisa berjalan kembali dengan normal.

Lumayan juga nih, karena kejadian ini, sekarang aku punya tambahan 1 baterai cadangan. Untung baterai yang lama belum kubuang. FIuh… lumayan, menghemat Rp 375 rebu lagi.

Kesimpulan
Jika mengalami kondisi diatas, jangan buru-buru berpikir untuk ganti baterai deh. Tunggu beberapa saat sampai baterainya benar-benar kosong, lalu setelah itu di-charge lagi hingga penuh. Kalau masih belum bisa juga, mungkin artinya sudah saatnya ganti baterai, atau kalau mau sekalian ganti perangkatnya.
BlackBerry emang bisa dikatakan sux: dari mulai performa baterai yang buruk, install aplikasi macem-macem malah bikin BB lelet, keseringan munculin jam pasir padahal nggak ngapa-ngapain, kalo nge hang mesti cabut baterai (dan itupun belum menyelesaikan masalah), re-boot perangkat yang sangat-sangat lama (dibandingkan dengan perangkat lain), sekalinya error (seperti kejadian baterai dan tanda silang merah), orang awam bakalan susah untuk ngerti (pas kapan BB nya tiba-tiba error, malah muncul menu buat debug dll, ini emang yang pake teknisinya apa yak, gw kan orang awam), biaya langganan yang mahal (dengan harga yang sama udah bisa beli paket internet unlimited tuh), dan lain-laing sebagainya lah.

Catatan
Lupa nyebutin, selain BBM an, BlackBerry 9790 ini kupakai juga untuk internet tethering (WiFi Hotspot), dan kuakui koneksinya lumayan stabil walaupun konsumsi baterainya sih nggak usah ditanya borosnya.

4 komentar:

  1. Thanks gan, membantu banyak nih

    BalasHapus
  2. Thanks gan..bermanfaat bgt infonya..

    BalasHapus
  3. Makasih bang , infonya manjuuur . BB berhasil dan bisa booting lagi dan alhasil nyala kembali normal :)
    "Akhirnya aku lepaskan charger dalam kondisi simbol baterai dengan tanda silang tersebut masih ditampilkan di layar. Kubiarkan demikian sampai akhirnya layarnya mati dan ketika aku lepas dan pasang kembali baterainya tidak ada tanda-tanda BB nya akan hidup. Setelah itu aku charge lagi, dan voila, di layar muncul simbol baterai tanpa tanda silang berwarna merah. Setelah beberapa saat BB ku melakukan proses re-boot, dan BB ku bisa berjalan kembali dengan normal."

    BalasHapus