Rabu, April 15, 2015

Perubahan Daya Listrik PLN

Beberapa waktu lalu, daya listrik di rumahku telah dinaikkan dari sebelumnya 1300VA menjadi 2200VA. Sebenarnya sih belum ada kebutuhan mendesak untuk menaikkan daya listrik ini. Sejauh ini tidak ada kendala terkait dengan penggunaan listrik di rumahku. Jarang sekali aku mengalami kondisi kelebihan beban yang menyebabkan listrik di rumah mati. Memang dari awal, aku dan istriku sudah berkomitmen untuk membeli barang-barang yang hemat listrik, untuk mengantisipasi kelebihan beban ketika perangkat tersebut digunakan bersamaan.

Namun, memang kedepannya aku berenana membeli perangkat yang membutuhkan daya listrik yang cukup besar, sehingga mau tidak mau daya listrik di rumahku aku naikkan. Terlebih lagi, saat ini sudah tidak ada lagi perbedaan tarif antara 1300VA dan 2200VA. Daya listrik 1300VA mulai tahun lalu sudah tidak disubsidi lagi.


Prosedur untuk menaikkan daya listrik ini menurutku sangat mudah. Ada yang bilang telepon saja ke 123, dan setelah kucoba untuk telepon, ternyata prosedurnya sedikit ribet karena perlu fotokopi KTP, dll. Setelah googling di internet, ternyata PLN menyediakan halaman web untuk melakukan permintaan perubahan daya secara online melalui alamat berikut: http://www.pln.co.id/pbpd/PD.php.

Berdasarkan pengalamanku kemarin, prosedurnya kurang lebih seperti berikut:

  1. Mengisi formulir perubahan daya secara online melalui alamat URL berikut: http://www.pln.co.id/pbpd/PD.php. Melalui halaman ini, kita hanya perlu memasukkan nomor ID pelanggan PLN ataupun Nomor Meter PLN sebagai identitas data pelanggan yang melakukan permohonan.
  2. Selanjutnya, mengisi data-data seperti nomor telepon, nomor identitas/KTP, serta alamat email. Nomor telepon diperlukan untuk konfirmasi pemasangan. Sementara alamat email digunakan untuk menerima kode konfirmasi, informasi rincian biaya serta nomor registrasi (kode bayar) untuk pembayaran biaya perubahan daya.
  3. Mengisi informasi daya listrik yang baru serta nilai token perdana. Jika sebelumnya adalah pelanggan paska bayar, meteran listriknya akan diganti. Sementara jika sudah menggunakan prabayar, nomor meternya tidak diganti dan jumlah KWh nya akan diakumulasikan (ini agak sotoy juga sih, aku asumsikan demikian karena harga listrik untuk daya 1300VA dan 2200VA sama. Nah kalau beda, aku nggak tahu apakah meterannya akan diganti baru sehingga jumlah KWh di meteran yang lama akan hangus). Selanjutnya, kita bisa melihat rincian biaya yang harus dibayar nantinya.
  4. Setelah semua data diisi dan menyimpan data permohonan, sistem PLN akan mengirimkan email ke alamat email yang diisi pada langkah nomor 2 yang berisi kode transaksi. Selanjutnya pelanggan bisa memasukkan kode transaksi ini pada halaman http://www.pln.co.id/pbpd/Konfirmasi.php untuk konfirmasi permohonan.
  5. Setelah dilakukan konfirmasi, sistem PLN akan mengirimkan email berisi rincian biaya dan nomor registrasi untuk pembayaran melalui Bank/ATM/Loket Mitra PLN.
  6. Pada kasusku kemarin, pembayaran aku lakukan melalui ATM. Setelah dimasukkan kode registrasi melalui ATM, akan ditampilkan kembali jumlah yang harus kita bayar, untuk memastikan bahwa kode yang kita masukkan benar.
  7. Setelah dilakukan pembayaran, kita bisa memantau status pemrosesan permohonan kita melalui halaman http://www.pln.co.id/pbpd/Status.php. Pengalamanku kemarin, perlu 1 hari kerja untuk memverifikasi bahwa pembayaran telah dilakukan.
  8. Selanjutnya tinggal menunggu telepon dari PLN untuk konfirmasi perubahan daya listrik. Pengalamanku kemarin, perubahan daya listrik rumahku diproses dalam 3 hari kerja sejak permohonannya aku buat. Namun yang sedikit menjengkelkanku adalah orang PLN nya tidak membuat janji dulu. Jadi begitu telepon sudah mau pasang pada saat itu juga. Jadi pastikan saja ada orang yang sedang berada di rumah untuk mengawasi prosesnya. Berdasarkan informasi dari orang rumah, proses perubahan daya kemarin hanya memerlukan waktu 10 menit.
status dari permohonan dapat dipantau secara online

Nah, demikianlah pengalamanku dalam mngubah daya listrik PLN dari 1300VA menjadi 2200VA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar